Bercinta Didalam Kereta

Kisah Sex Nyata Bercinta Didalam Kereta BerjalanCerita sex, cerita dewasa 2017, cerita igo ngentot. Cerita hot sebelumnya ialah Cerita Sex Tehangat Vira Mulai Mendesah. Cerita sex terhot, cerita sex nyata terbaru, cerita panas bergambar hot, cerita porn termewah, cerita hot terpopuler, cerita dewasa terkini. Sudah aku rencanakan bahwa hari ini aku harus kembali ke Jakarta karena ada janji dengan pacarku, pikiran dan badanku sungguh capek sekali habsi menyelesaikan tugas kantor, sekarang aku sudah berada di stasiun Bandung untuk mendapatkan tiket ke Jakarta, aku sudah tidak sabar bertemu dengan pacarku yang manis.

Cerita Sex 2018 “Permisi Mas….”, kudengar suara lembut. Dengan cuek kakiku kutekuk dan gadis itu melewatiku untuk duduk di sebelahku. Mataku tetap terpejam. Kucium wangi parfumnya. Ah, mahal juga, batinku. Kereta mulai berjalan.

Tempat Kisah Sex Nyata Terbaru 2017 Bercinta Didalam Kereta Berjalan

Kisah Sex Nyata Bercinta Didalam Kereta Berjalan
Kisah Sex Nyata Bercinta Didalam Kereta Berjalan

Cerita XXX IGO Aku selonjor kembali dan tanganku kuletakkan di perutku. Rasa kantuk mulai menyerangku. Sekitar setengah jam perjalanan, kantukku makin menjadi. Tanpa sadar tanganku jatuh ke samping. Sempat menyentuh kaki gadis sebelahku tapi segera kutarik kembali.

Dua kali tanganku terjatuh. “Maaf…”, kataku tetap merem dan badanku kutegakkan. Aku kembali terkantuk-kantuk…. Kurasakan tanganku terjatuh kembali.

Kali ini kesamping, kecelah antara aku dan dia duduk. Aku sudah tak mampu lagi menangkatnya. Sudah terlalu ngantuk. Atau barangkali sudah setengah tidur tapi sedikit aku masih merasakannya. Agak lama tanganku di sampingku.

Dan kurasakan tangan halus menyentuh tanganku…..Aku diam saja. Aku merasa tanganku diremas. Cukup lama tanganku diremas dan tanganku lemas saja. Kedasaranku mulai pulih. Tapi aku pura-pura tetap memejamkan mata.

Tanganku sengaja kulemaskan agar dikira aku benar-benar tidur. Perlahan tanganku di bawa ke pahanya. Ah kayaknya dia memakai rok mini. Halus sekali pahanya. Hangat. Tanganku digeser-geserkan ke pahanya.

Aku tetap memejamkan mata. Aku nggak tahu sekitarku. Mungkin dia lihat-lihat dulu, kalau nggak ada yang lewat tanganku digeser-geser. Aku juga merasa tangannya mengambil tiket di sakuku ketika kondektur lewat di bangku kami.

Tiba-tiba dia meletakkan tanganku kembali ke samping. Mungkin dia sudah tahu kepura-puraanku. Aku berlagak seperti bangun tidur. Dan pura-pura tak tahu apa-apa. Aku mulai membuka mataku. Kutengok gadis sebelahku.

Dia menghadap jendela. AH cantik sekali. Tinggi cantik mulus. Rambutnya dicat agak pirang seperti gadis sekarang. Benar, Dia memakai mini. Pahanya muluuuussssssss sekali. Kupandangi dia sambil pura-pura melihat pemandangan ke luar jendela.

Tanpa menengok, gadis itu meletakkan tangannya ke samping. Hmmm…. Aku tanggap. Perlahan kugeser tanganku dan keletakkan di atas tangannya. Dia menyambutnya. Tanganku digenggam erat. Tapi kita tetap pura-pura tak tahu sambil melihat ke luar jendela.

“Ke Jakarta ?”, tanyaku memecah kekakuan.

“Ya”, jawabnya sambil menoleh padaku.

Woww…..cuantik sekali. Pasti blasteran. Bibirnya tipis menantang.

Tangan kita tetap saling meremas.

” Sorry, aku tadi ngambil tiketmu di sakumu”, katanya.

“Oh ya ? kondekturnya sudah lewat ?”, tanyaku pura-pura nggak tahu apa yang terjadi.

“Delia”, ujarnya sambil mempererat genggamannya.

Dia pakai tangan kanan dan aku pakai tangan kiri.

Tangan kita tersembunyi di celah antara kita duduk. “Herman”, kataku.

Aku tersenyum. Dia tersenyum penuh pengertian. Cukup lama kita duduk sambil berpegangan tangan. “Aku mau kebelakang. Merokok”, bisikku.

Aku lalu bangkit. Berjalan ke belakang dekat kamar kecil. Kukeluarkan rokokku dan aku mulai merokok sambil melihat pemandangan luar dari kaca pintu kereta. Kira-kira 10 menit pintu otomatis terbuka. Delia keluar.

Dia lihat aku sebentar dan tersenyum. Aku tersenyum juga. Dan dia masuk kamar kecil. Aku melanjutkan merokokku sambil lihat keluar.

“Her….”, kudengar bisikan. Aku menengok. Kulihat Delia mengintip dari pintu kamar kecil sambil memberi kode agar aku mendekatinya.

Aku masih diam. Bengong. Dia lambaikan lagi tangannya. Aku berjalan ke arahnya. “Masuklah ..”, bisiknya ketika aku ada di depan pintu kamar kecil.

GILA! Delia telah telanjang bulat di kamar kecil. Pintu segera ditutupp begitu aku masuk. Aku langsung dipeluk dan diciumnya.

Lamaaaaaa. Aku segera menguasai diri. Kuelus seluruh tubuhnya. Sambil berciuman, kuusap pantatnya yang padat dan mulus.

Aku turun menciumi lehernya. Kujilati sambil meremas-remas dadanya. Tangan Delia membuka sabuk dan resleting celanaku.

Tanganku lalu bergerak ke bawah. Kuusap vaginanya yang mulai basah. Kumainkan klitorisnya hingga dia melenguh. Suara kereta menelan suara desah Delia. Tangan Delia meremas-remas penisku. Aku merasa mulai keras.

Tangan halusnya mengocok penisku yang telah keluar dari sarangnya. Sementara itu mulutku terus mengunyah susunya……. Delia mulai nggak tahan. Dia lalu nungging sambil memegang wastafel.

“Sekarang Her….” Desahnya. Aku pelorotkan sedikit lagi celana panjang dan dalamku. Perlahan aku mulai tusukkan penisku.

Ahhh…………….. Kereta bergoyang. Aku juga mulai menggoyang Delia. Dia memejamkan matanya. Aku memeluknya dari belakang sambil memegang susunya. Tusukanku makin lama makin cepat dan keras. Aku mulai berkeringat.

“Kamu diam Her…rasakan tusukan Argogede”, bisiknya sambil menoleh. Aku mengikutinya. Benar saja. Aku diam. Tapi Kereta secara otomatis telah menggoyang aku untuk memasukinya. Ah….nikmat sekali. penisku seperti diremas-remas vagina Delia.

Bacaan sex hot: Rintihan Perawat Berjilbab

Aku memeluknya lebih erat. Tanganku kencang memegang susunya. “Aku mau nyampe..”, desahnya. “Aku juga…”, bisikku. Aku makin erat mendekap dia. Kereta menggoyang kita. Enak sekali. Cukup memasukkan penisku ke vaginanya dan goyangan terjadi otomatis.

Aku merasa spermaku mau keluar.

“Di dalam atau di luar ?”, bisikku. “Dalam saja”, desahnya terengah. Dan…..aku mengejang….Delia mengejang…. Spermaku berhamburan menyemprot di dalam vagina Delia….aku nikmati keadaan ini sampai habis.

Aku basuh dengan air dari wastafel. Kukancingkan celanaku dan sabukku. Kucium Delia sekali lagi sambil memegang susunya. Aku mengintip keluar pintu. Aman. Aku lalu keluar dan menuju tempat duduk.

Aku selonjorkan kakiku dan kupejamkan mataku….. “Permisi……”, kedengar bisikan lembut. Aku tekuk kakiku untuk Delia lewat. Aku tetap pejamkan mataku…………….berlagak tidak butuh.

Begitulah certa singkatku didalam kereta bersam delia semoga pacarku ini tidak tau bahwa kau sudah melakukan persetubuhan dengan orang lain.

Jangan lupa kunjungi website ini setiap hari karena beberapa kumpulan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita porn 2017, cerita ngewe, cerita panas, cerita ngentot, cerita horny, cerita bokep, cerita xxx, cerita nyata esex esex akan di update setiap harinya.

News Online Itil
Gravatar Image
Ceritaxxxigo.net Merupakan media hiburan orang dewasa berumur 20 tahun keatas, bagi yang belum mencapai batas umur saya mohon kesadarannya untuk meninggalkan blog ini. Bagi yang cukup umur silahkan menikmati sajian cerita sex terbaru 2018 yang telah kami sudur dari berbagai sumber blog lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *