Diservice Mekanik Handal

Kisah Sex Dewasa IGO Diservice Mekanik HandalCerita sex, cerita dewasa 2017, cerita igo ngentot. Cerita hot sebelumnya ialah Cerita Sex Tehangat Nikmatnya Ngentot dengan Anggi Dan Ita . Cerita sex terhot, cerita sex nyata terbaru, cerita panas bergambar hot, cerita porn termewah, cerita hot terpopuler, cerita dewasa terkini. Harii itu, sekiitar jam tiiga sore aqu bersama sepupuku, Meydita baru saja sampaii di rumahnya sesudah jalan-jalan di mall. Setengah jam kita disana nonton VCD sampaii pacarnya yg bernama Martin datang. Memang sih harii itu aqu bermaiin ke sini supaya biisa sekaliian sorenya mengambiil kendaraanku yg sedang di serviice rutiin di sebuah bengkel di daerah Jakarta Timur yg kebetulan tak terlalu jauh darii rumah Meydita. Pas sekalii waktu itu Martin datang untuk nge-date jadi aqu biisa iikut menumpang diantar ke bengkel itu.

Kumpulan Kisah Sex Dewasa IGO Diservice Mekanik Handal Terhangat 2017

Kisah Sex Deawas IGO Diservice Mekanik Handal
Kisah Sex Deawas IGO Diservice Mekanik Handal

Kisah Ngentot Terhot Kitapun berangkat darii rumahnya dgn kendaraan BMW-nya Martin. Meskipun tak terlalu jauh akan tetapi kita sedikiit terjebak macet kerana waktu itu jam bubaran. Yg ku khawatiirkan adalah taqutnya bengkelnya keburu tutup, kalo begitu kan aqu mau tak mau harus tetap menumpang pada Martin padahal mereka mau pergii nonton dan aqu tak mau mengganggu kebersamaan mereka. Akhiirnya sampai juga kita di bengkel itu tepat sewaktu akan tutup.

Kisah Bokep, Kisah Bokep 2017, Kisah Bokep 2018, Kisah Bokep Terbaru, Kisah Bokep Terbaik, Kisah Bokep Nyata, Kisah Bokep Nyata Terbaru Terupdate 2017

Cerita Mesum Terbaru, “Wah…udah mau tutup tuh Ciit, mendingan cepetan larii turun, sapa tau masih keburu” kata Meydita.

“Tanyaiin dulu Ciit, kiita tunggu lu di sini, kalo ternyata belum biisa ambiil lu iikut kiita jalan aja” Martin memberii saran. Aqupun segera turun dan setengah berlarii ke arah karyawan yg sedang mendorong piintu.

Cerita Bokep Terbaru, “Mas…mas tunggu, jangan ditutup dulu, saya mau ngambiil kendaraan saya yg Hyundai warna merah yg ditiitiip kemariin Selasa itu loh !” kataqu dgn terburu-buru.

“Namun kiita udah mau tutup non, kalo mau besok baliik aja lagii” katanya

“Ayo dong, mas katanya di telepon tadi udah biisa diambiil, tolong dong bentar aja yah, saya sudah kesini jauh-jauh niih !” desakku

“Ada apa niih, Kos, kok malah ngobrol” kata seorang lelaki yg muncul darii sampiing belakangnya.

Cerita Sex Terbaru, Kebetulan sekalii lelaki itu adalah mekanik yg menanganii kendaraanku sewaktu aqu membawa kendaraan itu ke sini, orangnya tiinggii dan sedikit gemuk dgn rambut gaya tentara, umurnya sekiitar awal empat puluh, belakangan kuketahuii bernama Zaini, kelihatannya dia tergolong mekanik yg cukup seniior di sini.

Aqupun lalu mengutarakan maksud kedatanganku ke sini untuk mengambiil kendaraanku itu padanya. Awalnya sih dia juga menyuruhku kembalii lagii besok kerana bengkel sudah tutup, namun kerana terus kubujuk dan kujanjiikan bonus uang rokok akhiirnya dia menyerah juga dan mempersilakanku masuk menunggu di dalam. Sebenarnya sih kalo bengkelnya dekat dgn rumahku aqu juga biisa saja kembalii besok, namun masalahnya jarak tempat iinii cukup jauh darii rumahku dan macet pula, kan BT banget kalo harus dua kalii jalan. Aqu melambaiikan tangan ke arah Meydita dan Martin yg menunggu di kendaraan pertanda masalah sudah beres dan mereka boleh pergii, merekapun membalas lambaiianku dan kendaraan itu berjalan meniinggalkanku. Pak Zaini menjelaskan padaqu tentang kondisi kendaraanku, dia biilang bahwa semuanya ok-ok saja, kecualii ada sebuah onderdil di bagiian bawah kendaraan yg sebentar lagii tak layak pakaii kerana sudah banyak berkarat (sory…aqu tak mengertii otomotiif selaiin menggunakannya, sampaii lupa nama onderdil itu). Kerana memiikiirkan kenyamanan jangka panjang, aqu menanyakan kalo bagiian itu digantii sekarang memakan waktu lama tak, ongkos sih tak masalah. Sesudah berpiikiir sewaktu dia pun mengiiyakannya dan menyuruhku duduk menunggu.

Sejumlah karyawan dan casher perempuan sudah berjalan ke piintu keluar meniinggalkan tempat iinii. Di ruangan yg cukup luas iinii tiinggallah aqu dgn Pak Zaini serta beberapa mekanik yg sedang menyelesaiikan pekerjaan yg tanggung. Seluruhnya ada empat orang di ruangan iinii termasuk aqu yg satu-satunya perempuan.

“Masih banyak kerjaannya ya Mas ?” tanyaqu iiseng-iiseng pada mekanik gondrong di dekatku yg sedang mengotak-atiik engine depan sebuah Kiijang.

“Dikiit lagii kok Non, makannya mending diselesaiikan sekarang biiar besoknya lebiih santaii” jawabnya sembari terus bekerja.

Tak jauh darii tempat dudukku Pak Zaini sedang berjongkok di sebelah kendaraanku dan di sebelahnya seorang rekannya yg hanya keliihatan kakiinya sedang berbariing mengerjakan perkerjaannya di kolong kendaraan. Ternyata pekerjaan itu lama juga selesaiinya, seperempat jam sudah aqu menunggu. Meliihat situasi sepertii iinii, tiimbullah piikiiran iisengku untuk menggoda mereka. Harii itu aqu memakaii kaos ketat oranye berlengan panjang yg dadanya sedikit rendah, lekuk badanku tercetak oleh pakaiian sepertii itu, bawahnya aqu memakaii rok hiitam yg menggantung beberapa sentii di atas lutut. Maka bukanlah hal yg aneh kalo para lelaki itu di tengah kesibukannya seriing mencurii-curii pandang ke arahku, apalagii sesekalii aqu sengaja menyiilangkan kakiiku.

Aqu berjalan ke arah kendaraanku dan bertanya pada Pak Zaini:

“Masih lama ya Pak ?”

“Hampiir Non, iinii yg susah tuh melepas yg lamanya, habiis sudah berkarat, sebenarnya sih pasangnya gampang saja, bentar lagii juga beres kok”

“Perlu saya bantuiin gak ? Bosen dariitadi nunggu terus” tanyaqu sembari dgn sengaja berjongkok di hadapannya dgn lutut kiirii bertumpu di lantaii sehiingga otomatiis paha putiih mulusku tersingkap kemana-mana dan celana dalam merahku juga nampak jelas olehnya.

Dia nampak gugup dan matanya tertumbuk ke bawah rokku yg keliihatan kerana posisi jongkokku. Aqu yakiin burungnya pastii sudah terbangun dan memberontak iingiin lepas darii sangkarnya. Akan tetapi aqu bersikap biiasa saja seolah tak mengetahuii sedang diperhatikan.

“Oohh…ngga….ngga kok Non” jawabnya terbata-bata.

“Hhoiiii…obeng kembang dong” sahut mekanik yg darii dalam sembari mendorong kursi berbariingnya keluar darii kolong. Begitu keluar diapun iikut terperangah dgn pemandangan iindah di atas wajahnya itu. Keduanya bengong menatapku tanpa berkedip

“Kenapa ? kok bengong ? liiatiin apa hayo…?” godaqu dgn tersenyum nakal.

Kemudian kuraiih tangan si mekanik yg sedang berbariing itu dan kuletakkan di paha mulusku, memang sih tangannya kotor kerana sedang bekerja namun waktu itu sudah tak terpiikiir hal itu lagii. Tanpa harus disuruh lagii tangan kasar itu sudah bergerak dgn sendiriinya mengelus pahaqu hiingga sampaii di pangkalnya, disana dia tekankan dua jemarinya di bagiian tengah kemaluanku yg masih tertutup CD.

“Ooohhh…” desahku merasakan remasan pada kemaluanku.

Pak Zaini menyuruhku berdirii dan didekapnya badanku serta langsung menempelkan biibiirnya yg tebal dan kasar pada biibiir mungiilku. Tangannya mengangkat rokku dan menyusup ke dalam celana dalamku. Kawannya tak mau ketiinggalan, sesudah dia mengelap tangannya dia dekap aqu darii belakang dan mulaii menciiumii leher jenjangku, Esexeseks.com hembusan nafas dan liidahnya yg menggeliikiitiik membuat gairahku semakiin naiik. Buah dadaqu yg masih tertutup pakaian diremasi darii belakang, tak lama kemudian kaos Mango-ku beserta bra-ku sudah disingkap ke atas. Kedua belah buah dadaqu digeraygii dgn gemas, uung pentilnya terasa makiin mengeras kerana terus dipencet-pencet dan dipiiliin-piiliin.

“Heii, ngapaiin tuh, kok ga ngajak-ngajak !” seru si mekanik gondrong yg memergokii kita sedang berasyiik-masyuk.

Mekanik di belakangku melambaii dan memanggiil si gondrong untuk iikut meniikmatii badanku. Si gondrong pun dgn giirang menghampiirii kita sembari mempretelii kanciing pakaian mekaniknya, kurang darii selangkah di dekatku dia membuka seluruh pakaiiannya.

Wow…tubuhnya padat beriisi dgn dada biidang berbulu dan bulunya turun saliing menyambung dgn bulu kemaluannya. Dan yg lebiih membuatku terpesona adalah bagiian yg mengacung tegak di bawah perutnya, pastii tak terlukiiskan rasanya ditusuk benda sebesar piisang raja itu, warnanya hiitam dgn kepala kemaluan kemerahan. Dia berjongkok di depanku dan memelorotkan rok dan celana dalamku.

“Wah, asyiik rambutnya iitem lebat banget, gua paliing suka pepek kaya giinii” si gondrong mengomentarii kemaluanqu.

Pak Zaini dan kawannya pun mulaii melepasi pakaiiannya masing-masing hiingga bugiil. Nampaklah gagang-gagang mereka yg sudah menegang, akan tetapi aqu tetap lebiih suka miiliik si gondrong kerana nampak lebiih menggaiirahkan, miiliik Pak Zaini juga besar dan beriisi, akan tetapi tak terlalu berurat dan sekeras si gondrong, sedangkan punya kawannya lumayan panjang, namun biiasa saja, standarnya priibumii Indonesialah. Aqu sendirii tiinggal memakaii kaos ketat dan bra-ku yg sudah tersingkap.

Kakii kiiriiku diangkat ke bahu si gondrong yg berjongkok sembari melumat kemaluanqu. Kawan Pak Zaini yg dipanggiil ‘Japrak’ itu menopang badanku dgn mendekap darii belakang, tangannya terus beraktiiviitas meremas buah dada dan pantatku sembari memaiinkan liidahnya di lubang teliingaqu. Pak Zaini sendirii kiinii sedang menetek darii buah dada kananku. Aqu menggeliinjang dahsyat dan mendesah tak karuan diserbu darii berbagaii arah sepertii itu. Tanganku menggenggam kemaluan Pak Zaini dan mengocoknya perlahan.

“Ooowwkkhh… jangan keras keras” riintiihku sembari meriingiis sewaktu Pak Zaini dgn gemas menggiigiitii uung pentilku dan menariiknya dgn mulut, secara refleks tanganku menjambak pelan rambutnya.

Sementara si gondrong di bawah sana menyedotii dalam-dalam kemaluanqu seolah mau ditelan. Dia memasukkan liidahnya ke dalam kemaluanqu sehiingga memberii sensasi gelii yg luar biiasa padaqu, kliitoriisku juga dia giigiit pelan dan digeliikiitiik dgn liidahnya. Pokoknya sangat suliit dilukiiskan dgn kata-kata betapa niikmatnya waktu itu, Esexeseks.com jauh lebiih niikmat darii mabuk anggur maniis. Aqu menengokkan wajah ke sampiing untuk menyambut Japrak yg mau melumat mulutku. Liihaii juga dia berciiuman, liidahnya menjiilatii liidahku dan menelusurii rongga mulutku, nafasku sepertii mau habiis rasanya.

Kemudian mereka membariingkanku di kursi untuk berbariing di kolong kendaraan itu (whateverlah namanya aqu tak tahu nama barang itu ^_^;). Japrak langsung mengambiil posisi di selangkanganku, namun segera dicegah oleh Pak Zaini yg mengiingiinkan jatah lubang lebiih dulu. Sesudah dibujuk-bujuk Japrak pun akhiirnya mengalah darii Pak Zaini yg lebiih seniior itu. Sebagaii gantiinya dia mengambiil posisi di dekat kepalaqu dan menyodorkan kemaluannya padaqu. Kumulaii dgn menjiilatii gagang itu hiingga basah, lalu buah zakarnya kuemut-emut sembari mengocok gagangnya. Meskipun sedikit bau namun aqu sangat meniikmatii oral seks itu, aqu senang membuatnya mengerang niikmat sewaktu kujiilatii lubang kenciing dan kepala kemaluannya. Pak Zaini yg sudah selesaii dgn pemanasan dgn menggesekkan kemaluannya pada biibiir kemaluanqu kiinii sudah mengarahkan kemaluannya ke lubang senggamaqu. Aqu menjeriit kecil sewaktu benda itu menyeruak masuk dgn sedikiit kasar, selanjutnya dia menggenjotku dgn gerakan buas. Aqu meresapii setiiap detail keniikmatan yg sedang menyelubungii badanku, semakiin bersemangat pula aqu mengemut kemaluan si Japrak, kumaiinkan liidahku di sekujur kemaluan itu untuk menambah keniikmatan pemiiliiknya. Dia mengerang keenakan atas perlaquanku yg memanjakan ‘adik keciil’nya. Rambutku diremas-remas sembari berkata :

“Oooh…terus Non, enak banget….yahhh !”

Tanganku yg laiin tak tiinggal diam iikut mengocok punya si gondrong yg pada waktu yg sama sedang melumat buah dadaqu. Dia sangat meniikmatii setiiap jengkal buah dadaqu, dia menghiisapnya kuat-kuat diseliingii giigiitan-giigiitan yg meniinggalkan jejak merah di kuliitnya yg putiih. Sungguh kagum aqu dgn kemaluannya dalam genggamanku, yg benar-benar keras dan perkasa membuatku tak sabar iingiin segera menciiciipiinya. Maka aqu melepaskan emutanku pada kemaluan Japrak dan berkata pada si gondrong :

“Sini dong Mas, gua mau ngiisep burungnya !”

Si gondrong langsung menggantiikan Japrak dan menyodorkan kemaluannya padaqu. Hmm…iiniilah yg kutunggu-tunggu, aqu langsung membuka lebar-lebar mulutku untuk memasukkan benda itu. Tentu saja tak muat seluruhnya di mulut mungiilku malah terasa sesak. Si Japrak menggosok-gosokkan kemaluannya yg basah ke wajahku. Sembari dioral, tangan si gondrong yg kasar dan berbulu itu meremasi buah dadaqu dgn brutal. Di sisi laiin, Pak Zaini melepaskan sepatu berhak tiinggii yg kupakaii, lalu menaiikkan kedua tungkaiiku ke bahu kiiriinya, sembari menggenjot dia juga menjiilatii betiisku yg mulus. Aqu benar-benar terbuaii oleh keniikmatan maiin keroyok sepertii iinii.

Tiiba-tiiba kita terhentii sejenak kerana terdengar suara piintu di buka darii dalam dan keluarlah seorang yg hanya memakaii singlet dan celana pendek, badannya sedikit kurus dan berumur sepantaran dgn Pak Zaini dgn jenggot sepertii kambiing. Aqu mencoba mengiingat-iingat orang iinii, sepertiinya pernah liihat sebelumnya, ooohh…iiya itu kan mekanik yg mendengar dan mencatat masalah yg kuCeritakan tentang kendaraanku sewaktu aqu membawanya ke sini. Sepertiinya dia baru mandi kerana rambutnya masih basah dan acak-acakan. Sebelumnya dia sedikit terperanjat dgn apa yg dia liihat namun kemudian dia mendekatii kita

“Weleh-weleh…gua sibuk cucii pakaian di belakang, lu-lu malah pada enak-enakan ngentot” katanya

“lho, iinii kan si Non cantiik yg kendaraannya diserviis itu !”

“Udah jangan banyak omong, mau iikutan ga !” kata si gondrong padanya

Buru-buru si mekanik yg bernama Parto itu melepaskan celananya dan kuliihat kemaluannya bagus juga bentuknya, besar dgn otot yg meliingkar-liingkar. Tiiga saja belum selesaii sudah datang satu lagii, tambah berat deh PR gua, demiikiian kataqu dalam hatii. Pak Parto mengambiil posisi di sebelah kananku, tangannya menjelajah kemana-mana seakan taqut tak kebagiian tempat. Buah dada kananku dibetot dan dilumat olehnya sampaii terasa nyerii. Aqu mengerang sejadi-jadinya antara kesakiitan dan keniikmatan, semakiin lama semakiin liiar dan tak terkendalii.

Pak Zaini dibawah sana makiin mempercepat frekuensi genjotannya pada kemaluanqu. Lama-lama aqu tak sanggup lagii menahan caiiran ciintaqu yg semakiin membanjiir. Di ambang puncak aqu semakiin berkelejotan dan tanganku semakiin kencang mengocok dua gagang kemaluan di genggamanku yaitu miiliik Pak Parto dan Bang Japrak. Japrak juga menggeram makiin keras dan crot…crot…caiiran putiih kentalnya menyemprot dan berceceran di wajah dan rambutku. Sementara otot-otot kemaluanku berkontraksi makiin cepat dan caiiran ciintaqu pun tak terbendung lagii. Aqu sudah mencapaii puncak, badanku mengejang hebat diiiriingii erangan panjang darii mulutku, namun dia masih terus menggenjotku hiingga badanku melemas kembalii. Sesudah dia cabut kemaluannya, diturunkannya juga kakiiku.

“Gantiian tuh, sapa mau pepek ?” katanya

Kisah Bokep, Kisah Bokep 2017, Kisah Bokep 2018, Kisah Bokep Terbaru, Kisah Bokep Terbaik, Kisah Bokep Nyata, Kisah Bokep Dewasa Abg Bispak

Si gondrong langsung menggantiikan posisinya, sebelumnya dia menjiilatii dan menyedot caiiran kemaluanqu dgn raqus bagaiikan menyantap semangka. Pak Zaini menaiikii dadaqu dan menjepiitkan kemaluannya yg sudah liiciin diantara buah dadaqu. Dia memaju-mundurkannya sepertii yg dia laqukan terhadap kemaluanqu, tak sampaii liima meniit, air maninya muncrat ke muka dan dadaqu, kaosku yg tergulung juga iikut keciipratan caiiran itu. Pak Zaini mengelap air maninya yg berceceran di dadaqu sampaii merata sehiingga buah dadaqu nampak mengkiilap oleh caiiran itu. Kujiilatii air mani di sekiitar biibiirku dgn memutar liidah.

 

Si gondrong miinta gantii gaya, kalii iinii dia berbariing di kursi mekanik. Tanpa diperiintah aqu menurunkan badannya sembari membuka lebar lubang senggamaqu dgn jemari. Tanganku yg laiin membiimbiing gagang itu memasukii lubang itu. Aqu menggiigiit biibiir dan mendesis waktu kemaluan itu mulaii tertancap di kemaluanqu. Hiingga akhiirnya seluruh gagang itu tertelan oleh lubang surgaqu, rasanya sangat sesak dan sedikiit nyerii dijejalii benda sekeras dan sebesar itu, aqu dapat merasakan urat-uratnya yg menonjol itu bergesekan dgn dinding kemaluanqu. Aqu belum sempat beradaptasi, dia sudah menyentakkan piinggulnya ke atas, secara refleks aqu menjeriit keciil. Sekalii lagii dia sentakkan piinggulnya ke atas sampaii aqupun iikut menggoygkan badanku naiik-turun. Mataqu merem-melek dan kadang-kadang badanku meliiuk-liiuk sakiing niikmatnya. Kuraiih kemaluan Pak Parto di sebelah kiiriiku dan kukulum dgn bernafsu, begitu juga dgn kemaluan Pak Zaini, gagang yg sedang kelelahan itu kukocok-kocok supaya bertenaga lagii, sisa-sisa air maninya kujiilatii hiingga bersih. Kurasakan ada dua jemari memasukii anusku, mengorekii lalu bergerak keluar-masuk di sana, aqu menengok ke belakang ternyata pelaqunya Bang Japrak yg entah kapan sudah di belakangku.

Mungkiin kerana ketagiihan dikaraoke olehku, Pak Parto memegangii kepalaqu dan menekannya pada selangkangannya, lalu dia maju-mundurkan piinggulnya sepertii sedang bersenggama. Aqu sempat gelagapan dibuatnya, kepala kemaluan itu pernah menyentuh tekakku sampaii hampiir tersedak. Akan tetapi hal itu tak mengurangii keaktiifanku menggoyg badanku dan mengocok kemaluan Pak Zaini dgn tangan kiiriiku. Buah dadaqu yg iikut bergoyg naiik-turun tak pernah sepii darii jamahan tangan-tangan kasar mereka. Sepertiinya Bang Japrak mau maiin belakang kerana dia melebarkan duburku dgn jemarinya dan sejenak kemudian aqu merasakan benda tumpul yg tak laiin kepala kemaluannya melesak masuk ke dalamnya. Ketiiga lubang senggamaqu penuh sudah teriisi oleh tiiga kemaluan. Kemaluan Pak Parto dalam mulutku makiin bergetar dan pemiiliiknya pun makiin gencar menyodok-nyodokkannya pada mulutku hiingga akhiirnya menyemprotkan air maninya di mulutku. Belum habiis semprotannya dia menariik keluar benda itu (thank god, akhiirnya biisa menghiirup udara segar lagii) sehiingga sisanya menyemprot ke wajahku, wajahku yg sudah basah oleh air mani Bang Japrak dan Pak Zaini jadi tambah belepotan oleh air maninya yg lebiih kental darii miiliik dua orang sebelumnya.

“Aahh…aahh…dikiit lagii Bang !” desahku kerana sudah akan kliimaks lagii

Caiiran ciinta terasa terus mengucur membasahii rongga-rongga kemaluanku bersamaan dgn kemaluan si gondrong yg terasa makiin membengkak dan sodokannya yg makiin gencar. Otot-ototku menegang dan desahan panjang keluar darii mulutku akiibat orgasme panjang bersama si gondrong. Caiiran hangat dan kental menyemprot hampiir semeniit lamanya di dalam lubang kemaluanqu. Akhiirnya badanku kembalii melemas dan jatuh telungkup di atas dada yg biidang berbulu itu dgn kemaluan masih menancap, sementara darii belakang Bang Japrak masih getol menyodomiiku tanpa mempeduliikan kondisiku sampaii dia menumpahkan air maninya di anusku liima meniit kemudian. Sesudah beriistiirahat liima meniit, Pak Zaini mengangkat badanku diatas kedua tangannya dan membawaqu ke ruangan laiin yg adalah tempat pencuciian kendaraan bersama kawan-kawannya.

“Eh, mau ngapaiin lagii kiita niih Pak ?” tanyaqu heran

“Kiita mau mencucii Non dulu soalnya sudah lengket dan bau peju sih” jawabnya sembari nyengiir, kemudian memeriintah si gondrong untuk menyiiapkan selang aiir.

Pelan-pelan dia turunkan aqu, namun aqu masih belum sanggup berdirii kerana masih lemas sekalii, jadi aqu hanya duduk bersimpuh saja di lantaii marmer itu.

“Pakaiannya dilepas aja Non biiar nggak basah” katanya sembari membantuku melepaskan kaosku yg tergulung.

Aqu kiinii sudah telanjang bulat, hanya jam tangan, antiing, dan seuntaii kalung perak dgn leontiin huruf C yg masih tersisa di badanku. Si gondrong menyalakan krannya dan mengarahkan selang itu padaqu.

“Awww…dingiin !” desahku manja merasakan dingiinnya aiir yg menyemprot padaqu

Kisah Sex Terbaru, Pak Parto melepaskan singletnya dan bersama dua orang laiinnya mendekatii badanku yg masih disemprot si gondrong, ketiiganya mengerubungii badanku sembari tertawa-tawa. Aqu lalu diberdiriikan dan didekap mereka, tangan-tangan mereka menggosokii badanku untuk membasuh ceceran air mani yg lengket di sekujur badanku sepertii sedang memolesi kendaraan dgn caiiran pembersih. CerpenSex

Kisah Dewasa Terbaru, Beberapa meniit lamanya si gondrong menyiiramii kita dgn aiir dingiin sehiingga badan kita basah kuyup. Sesudah itu dia juga iikut bergabung menggeraygiiku. Pak Parto mendekapku darii depan, sesudah puas menciiumii dan meremas buah dadaqu dia menaiikkan kakii kananku ke piingggangnya dan memasukkan kemaluannya ke kemaluanqu, mereka mengerjaiiku dalam posisi berdirii.

Pak Zaini merangkulku darii belakang dan tak hentii-hentiinya mencupangii pundak, leher dan tengukku. Bang Japrak berjongkok meremasi dan menjiilatii pantat bahenolku yg terangkat dgn gemasnya. Si gondrong menggeraygii buah dadaqu yg laiin sembari menggeliikiitiik teliingaqu dgn liidahnya. Desahan niikmatku terdengar memenuhii ruangan itu.

Beberapa meniit kemudian Pak Parto kliimaks dan menumpahkan air maninya di dalam kemaluanqu. IInii masih belum berakhiir, kerana sesudahnya badanku mereka telentangkan di atas kap depan sebuah sedan berwarna silver metaliik dan kembalii aqu disemprot dgn selang aiir hiingga semakiin basah. Baca juga cerita sex Kisah Malam Pertamaku

Kisah Mesum Terbaru, Bang Japrak membentangkan pahaqu dan menancapkan kemaluannya ke kemaluanqu. Mungkiin kerana sudah teriisi penuh, maka sewaktu kemaluan itu melesak ke dalamku, nampak air mani kental itu meluap keluar darii sela-sela biibiir kemaluanqu. Aqu kembalii orgasme yg kesekiian kaliinya, badanku menggeliinjang di atas kap kendaraan itu. Kemudian tak lama kemudian dia pun mencabut kemaluannya dan menumpahkan iisinya di atas perut rataqu. Akhiirnya selesaii juga mereka mengerjaiiku, aqu terbariing lemas diatas kap, rasanya pegal sekalii dan sedikiit kedingiinan kerana basah. Mereka juga sudah kecapean semua, ada yg duduk mengatur nafas, ada juga yg mengelap badannya yg basah.

Kisah Bokep Terbaru, Pak Zaini memberiiku sebuah Aqua gelas dan handuk keriing. Aqu menggerakkan tangan menghandukii badanku yg basah. Sesudah Pak Zaini dan Bang Japrak selesaii memasang onderdil yg tertunda, selesaii pula perbaiikan kendaraanku. Aqu membayarkan biiayanya pada Pak Zaini yg ternyata masih saudara dgn pemiiliik bengkel iinii, pantas dariitadi mekanik laiin tunduk padanya.

Aqu juga memberii tambahan seratus riibu rupiiah sebagaii uang rokok untuk dibagii antara mereka berempat. Sampaii di rumah aqu langsung tiidur dgn badan pegal-pegal, janjii ke kafe dgn kawan-kawan pun terpaksa kubatalkan dgn alasan tak enak badan. Jangan lupa kunjungi website ini setiap hari karena beberapa kumpulan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita porn 2017, cerita ngewe, cerita panas, cerita ngentot, cerita horny, cerita bokep, cerita xxx, cerita nyata esex esex akan di update setiap harinya.

News Online Itil
Gravatar Image
Ceritaxxxigo.net Merupakan media hiburan orang dewasa berumur 20 tahun keatas, bagi yang belum mencapai batas umur saya mohon kesadarannya untuk meninggalkan blog ini. Bagi yang cukup umur silahkan menikmati sajian cerita sex terbaru 2018 yang telah kami sudur dari berbagai sumber blog lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *